بسم الله الرّحمن الرّحيم

djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>> djanoer >>>>

Kamis, 30 Agustus 2012

Happy

Nurul lg nganter ayah blik mrantau

Jumat, 20 Mei 2011

Other

04 04 2010

Sabtu, 23 Oktober 2010

Project Home Theatre 5.1

Project Home Theatre 5.1


Project Home Theatre 5.1

E-mail Print PDF

AudioRakitan.com kali ini akan merakit kit Surround Processor yang dinamai Project Home Theatre 5.1. Angka 5.1 berarti 2 speaker front (depan), 2 speaker rear (belakang/surround), 1 speaker tengah depan (center) dan 1 subwoofer. Ini berarti bahwa total tata suara yang diproduksi sebanyak 6 speaker, dimana masing-masing speaker memiliki tugas sendiri-sendiri karena karakteristik yang berbeda.

Di dalam PCB Kit PCB Home Theater 5.1 telah disediakan surround processor, amplifier stereo untuk speaker rear, amplifier mono untuk speaker center, pre amp low pass filter untuk menghasilkan suara dengan nada rendah berkisar 75 hertz dan di dalam kit telah terpasang potensio untuk mengatur frekwensi sub woofer agar sesuai dengan speaker sub woofer yang anda miliki, terdapat pula potensio yang mengatur volume dari sub woofer.

Penguatan yang dihasilkan Home Theater 5.1 untuk amplifier front dan rear sekitar 40 watt (total sekitar 120 watt) sedangkan output front dan subwoofer masih berupa preamp, sehingga Anda harus menambahkan power amplifier stereo untuk diumpankan dengan output front dan power amplifier mono untuk diumpankan dengan output subwoofer. Khusus subwoofer sangat disarankan menggunakan amplifier dengan daya yang besar, lebih besar dari amplifier front, rear dan center. Amplifier khusu sub woofer paling tidak berkisar 150 sampai 250 watt agar diperoleh nada bas yang dalam dan nendang.

Adapun skema instalasi kit Home Theatre 5.1 adalah sebagai berikut:

home theatre surround 5.1

Rancangan skema dari Project Home Theater 5.1 antara lain sebagai berikut:


home theater

skema home theater

skema home theater 5.1

catu daya home theater 5.1

PCB terbuat dari bahan fiber yang lebih tahan panas, dimana jalur atau circuit skema berada pada dua sisi permukaan PCB atau lebih dikenal double layer, seperti tampak berikut ini:

Rabu, 14 Juli 2010

small suround sound decoder

Small Surround Sound Decoder

Surround_sound_decoder_1.gif

The does't sirkuit tertentu memiliki persyaratan untuk mengganti decoder Surround perdagangan, karena mereka memiliki fasilitas yang lebih banyak dan kemungkinan. Namun ini memberikan banyak kemungkinan di coba dengan artikel ini dari decoding. Pengkodean dalam Dolby Stereo Surround menunjukkan kecenderungan yang harus ditinggalkan dan digantikan dengan digital DTS, Dolby 5,1 dll, yang didukung di tingkat manajemen digital dan transportasi, sinyal suara. Dalam rangka yang muncul juga di Gbr.2 itu, sinyal suara stereo yang mengelilingi informasi transportasi, adalah drive untuk LCH di IC1A dan Rch di IC1B, yaitu input buffer dengan tahap berikutnya. Kemudian ikuti tahapan penjumlahan [IC2C], yang menjumlahkan sinyal saluran L + R dan dia berkendara ke output untuk loudspeaker pusat dan penguat diferensial [IC2D], yang menimbulkan perbedaan fasa L-Rch dengan yang tertulis dalam dua saluran, informasi untuk pengeras suara belakang. Keluarnya IC2D drive satu unit keterlambatan diatur dari suara ke pengeras suara belakang, sehingga tercipta rasa ruang dan adaptasi di ukuran kamar kita sendiri. Ini dibentuk oleh IC5, yaitu sebuah opamp. keterlambatan sinyal suara dari 512 tahap. Waktu dari IC5 menjadi dari IC4, yaitu sebuah osilator. Waktu tunda diatur oleh variabel kapasitor C17. Dalam rangka untuk kita memotong kebisingan yang dihasilkan oleh proses ini ada filter tertentu kemudian, yang diatur mereka memotong frekuensi di atas dan di bawah 100 8KHZ HZ kasar, setelah kami balik melakukan 't membutuhkan bandwidth besar frekuensi, untuk drive Belakang loudspeaker. Informasi Rear ditulis dengan bandwidth 100Hz sampai 8KHZ, untuk alasan Belakang loudspeaker memiliki ukuran kecil. Filter ini ditemukan mengelilingi IC6A / B, yaitu buffer output juga. Dalam semua output potesometer ada yang membantu dalam peraturan tingkat yang tepat dari amplifier dan pengeras suara, yang berikut. Jelas itu bahwa setiap keluar harus drive power amplifier tunggal. Sirkuit ini dipasok oleh simetris tegangan ± 15V.
R1-2-7-8-12-13-18-19-20=47Kohm C11-12-15=10uF 25V RV1-RV2=2X10Kohm Log. pot.
R3-4-5-6-21-22-34-35=10Kohm C13=82nF RV3-4=10K Log pot.
R9-10-11-14-15-16-17=15Kohm C16=18pF 100V D1=1N4148
R=23-24-25-33-36=100ohm C17=100pF mini adjustable capacitor IC1-6=TL072
R26-27-28-31-32=100Kohm C18=2.2nF IC2-3=TL074
R29-30=5.6Kohm C19=4.7uF 25V IC4=MN3101
C1-8=47uF 25V C20=100nF 100V IC5=MN3004
C2-7-9-14-23=47nF 100V C21=10nF JI.....J6=RCA female jack
C3-6=1uF 100V C22=180pF
C4-5-10=33pF 100V C24=150nF

Surround_sound_decoder_2.gif